Wow ! Inilah Bukti Transfer Diduga “Setoran” Dana BOK Puskesmas Tahun 2024
TULANG BAWANG – Penyerapan anggaran dana BOK Puskesmas Se Kabupaten Tulangbawang yang bersumber dari APBN Tahun 2024, ternyata diduga terjadi penyimpangan yang sistematis. Ada narasi yang menyebut dari atas turun ke bawah dan sebaliknya, dari bawah naik ke atas.
Dari data yang ada, total dugaan setoran itu terkumpul sebanyak Rp600 juta, itu berasal dari 20 Puskesmas Se Tulangbawang. Masing – masing Puskesmas diduga setor Rp 30 juta dengan cara transfer antar bang, dari Bank Mandiri ke Bank BNI.
Pegawai puskesmas melakukan transfer empat (4) kali dalam setahun. Satu kali transfer sebesar Rp7,5 juta dari Bank Mandiri milik Puskesmas ke Bank BNI milik oknum kepala puskesmas yang diduga ditunjuk sebagai pengepul setoran atau eksekutor di lapangan.
Belum dapat dipastikan, apakah setoran itu mengalir kepada siapa saja. Apakah kepada oknum pejabat di Tulangbawang, ataukah mengalir kepada para pihak luar yang punya kepentingan dalam bidang politik maupun bidang birokrasi. Ada pihak penegak hukum atau aparat penegak hukum (APH) yang berwenang untuk melakukan penelusuran, penelitian dan penyelidikan secara tuntas.
Terkait dengan adanya informasi data tersebut, media Korandesa telah melakukan upaya konfirmasi atau meminta tanggapan dan klarifikasi kepada pihak – pihak yang ada di lingkaran pusaran dugaan penarikan setoran Dana BOK Puskesmas tahun 2024 itu.
Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Tulangbawang, Arisandi, belum berkenan untuk memberikan pernyataan atau tanggapannya terkait dengan adanya dugaan penarikan setoran tersebut yang dibuktikan adanya transaksi dengan nilai yang sama, ia memiliki bungkam saat dikonfirmasi via ponsel pribadinya.
Salah satu Kepala Puskesmas di Tulangbawang, sebut saja inisial St, yang mendapat tugas sebagai pengepul (kordinator) setoran, juga memilih bersikap sama dengan Arisandi. Sosok pria yang berlogat Jawa itu tidak memberikan respon dan tanggapan meskipun nomor HP nya dalam keadaan aktif. (*)

