Pejabat Dinas Pertanian “Bungkam” Soal Dugaan Narik Setoran di Gapoktan Tulang Bawang ?

Pejabat Dinas Pertanian “Bungkam” Soal Dugaan Narik Setoran di Gapoktan Tulang Bawang ?

Pejabat Dinas Pertanian Bungkam Soal Dugaan Narik “Setoran” di Gapoktan Tulang Bawang ?

TULANG BAWANG – Perahu di Pemkab Tulangbawang nampaknya sedang bergoyang miring, tersapu ombak dan terhempas badai di pusaran uang “setoran” yang berpotensi kapal bisa terdampar di Gedung Penegakan Hukum dan bisa karam di dalam gelapnya sel tahanan.

Para pejabat di Dinas Pertanian Tulangbawang, mulai dari Kadis Pertanian dan Kabid Dinas Pertanian Tulangbawang, kompak satu suara untuk diam tidak memberikan respon atau tanggapan terkait dengan adanya dugaan penarikan setoran kepada Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di Tulangbawang.

Sejumlah satuan kerja (satker) / dinas / OPD di Tulangbawang yang ada di pusaran narik setoran yakni, Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan. Berdasarkan sumber resmi, Dinas Kesehatan narik setoran dana BOK Puskesmas Tahun 2024 dengan total Rp600 juta. Dengan bukti transfer dari Bank Mandiri milik Puskesmas ke Bank BNI milik oknum Kepala Puskesmas yang ditunjuk sebagai pengepul.

Kemudian Dinas Pertanian, informasi resmi dari Gapoktan menyebutkan, bahwa pihak Dinas Pertanian Tulangbawang telah meminta sejumlah uang kepada Gapoktan. Uang setoran itu di transfer dari Rekening Bank BRI milik Gapoktan ke Rekening Bank BRI atas nama orang yang ditunjuk oleh oknum Pejabat Dinas Pertanian.

“Gapoktan telah dua kali transfer setoran. Pertama transfer Rp60 juta dan kedua transfer Rp50 juta. Transfer dari Bank BRI milik Gapoktan ke Bank BRI milik orang yang ditunjuk oleh oknum Pejabat Dinas Pertanian,”terang sumber resmi, Kamis 8 Januari 2026.

Menurut sumber, satu Gapoktan di Kecamatan Dente Teladas diduga telah setor Rp110 juta. Kemudian disusul dari Gapoktan di kecamatan lainnya. Informasinya total setoran mencapai hampir Rp1 Milyar.

Terkait dengan dugaan adanya uang setoran itu, apakah itu benar atau tidak. Ada pihak yang lebih berwenang untuk melakukan penelusuran dan membuktikan informasi itu benar atau tidak. Masyarakat sebagai warga negara yang baik hanya bisa menyalurkan informasi yang bersifat mendengar dan melihat.

Sementara itu, hingga berita ini terbit, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tulangbawang, Indra P, saat dikonfirmasi via ponsel pribadinya, belum merespon atau belum memberikan tanggapan dan klarifikasinya, Kamis 8 Januari 2026, pukul 11.56 WIB.

Begitu halnya dengan Kabid Pertanian Tulangbawang, Irhammudien, saat dikonfirmasi juga memilih diam dan belom merespon, meski ponsel pribadinya dalam keadaan aktif, Kamis 8 Januari 2026, pukul 11.57 WIB.

Sebelumnya, mantan Plt. Kepala Dinas Pertanian Tulangbawanng tahun 2025 / 2024, Nurhasanah, saat dikonfirmasi via ponselnya mengaku tidak mengetahui soal dugaan adanya tarikan setoran ke Gapoktan yang dilakukan oleh oknum Pejabat Dinas Pertanian Tulangbawanng.

“Saya malah tidak tahu. Saya tidak tahu soal itu. Kok malah saya tidak tahu ya. Apakah sebodoh itu ya saya sampai tidak tahu,”jawabnya via WA ponsel pribadinya, Minggu 4 Januari 2026, pukul 16.36 WIB.

Sementara itu, media korandesa akan segera mengejar dan mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah pihak untuk dimintai tanggapan dan keterangannya, dan akan segera menerbitkan pemberitaan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan sebagai saluran informasi publik. (Red)

BERSAMBUNG

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *