Proyek Talud APBN 14 Milyar di Agung Dalem Serampangan?

Proyek Talud APBN 14 Milyar di Agung Dalem Serampangan?

Pemasangan Talud Proyek Senilai Lebih Dari 14 Miliar Rupiah Dikerjakan Asal Jadi

TULANGBAWANG – Pekerjaan pemasangan talud atau Tanggul Penahan Tanah (THT) pada paket pekerjaan preservasi jalan ruas Simpang BL/SP.III-Tri Darma Wirajaya terkesan dikerjakan asal jadi.

Selain terkesan dikerjakan asal jadi dengan menumpuk batu lalu dimasukan atau diplester dengan adukan semen, para pekerja juga mengaduk semen dan pasir secara manual tidak menggunakan mesin pengaduk semen molen (concrete mixer).

“Ngaduk manual mas, karena kami tidak disediakan mesin molen (concrete mixer). Adukanya 1:3 mas,” kata pekerja kepada wartawan, Selasa (03/03/2026).

Selain itu, para pekerja pemasang talud yang terdiri dari beberapa kelompok pekerja juga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

“Kami enggak biasa pake APD, itu disediakan APD cuma dua pasang saja tapi tidak kami kenakan,” ulas salah satu kepala tukang di lokasi pekerjaan.

Pelaksana Lapangan proyek tersebut dari PT Bora-Bora Teknik Indonesia, Gunawan, belum dapat dikonfirmasi terkait hal-hal tersebut.

Sebelumnya, Gunawan, mengatakan, jika paket proyek tersebut yakni pekerjaan pembangunan rigit beton dan talud atau THT.

Konsultan Pengawas dari PT Gunung Giri (KSO), PT Jakarta Rencana Selaras, dan PT Akbar Jaya Konsultan, belum dapat dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut.

Diketahui proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga, yang bersumber dari APBN itu dikerjakan oleh PT.Bora-Bora Teknik Indonesia dengan nilai kontrak Rp.14,4 miliar, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan 180 hari. (tri)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *